Persiapan Beasiswa S2 Luar Negeri dengan AI
Mau S2 di luar negeri tapi bingung mulai dari mana? AI kami membantu kamu dari memilih beasiswa yang tepat, menyusun dokumen aplikasi, hingga mempersiapkan wawancara — semua dalam satu platform.
Gratis untuk dicoba · Tidak perlu kartu kredit
Cara Kerja
Tentukan beasiswa & universitas target
Ceritakan background dan tujuanmu. AI bantu identifikasi beasiswa yang paling cocok dengan profilmu.
Susun dokumen aplikasi
Review SoP, motivation letter, CV akademik, dan esai beasiswa. AI beri feedback per dokumen.
Persiapan wawancara
Simulasi wawancara beasiswa sesuai target. Latihan sampai jawaban kamu benar-benar meyakinkan.
Yang Kamu Dapatkan
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Beasiswa S2 luar negeri apa yang paling populer untuk Indonesia?
LPDP (pemerintah RI, semua negara), Fulbright (AS), Chevening (UK), Erasmus Mundus (Eropa), DAAD (Jerman), AAS (Australia), dan KGJ (Jepang).
Dokumen apa saja yang biasanya dibutuhkan?
Statement of Purpose/Motivation Letter, CV akademik, rekomendasi dosen/atasan, transkrip nilai, skor IELTS/TOEFL, dan esai-esai spesifik per beasiswa.
Apakah IPK rendah menghalangi beasiswa luar negeri?
Tidak selalu. Banyak beasiswa menilai holistik: pengalaman kerja, kepemimpinan, dampak komunitas, dan kekuatan esai bisa mengimbangi IPK yang tidak sempurna.
Berapa lama persiapan idealnya?
Minimal 6–12 bulan: 3 bulan pertama untuk tes bahasa (IELTS/TOEFL), 3 bulan berikutnya untuk dokumen, dan 2–3 bulan terakhir untuk seleksi wawancara.
Siap mulai? Gratis sekarang.
Daftar dalam 30 detik dengan akun Google. Tidak perlu kartu kredit.
Mulai Scholarship Prep